- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Trending Penemuan Bangkai Pesawat Tempur di Kalsel, Besinya Diambil Jadi Pisau, Diperhitungkan Jatuh Tahun 1948
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
XOVIRAL - Sosial media digemparkan dengan penemuan bangkai pesawat yang ada di rimba Dusun Bungkukan, Kecamatan Pamukan Barat, Kabupaten Kotabaru, Propinsi Kalimantan Selatan. Bangkai pesawat yang terdiri dari beberapa puing serpihan. Lokasi penemuan ada sekitaran 5 km dari jalan trans Kalsel-Kaltim. Pesawat yang diketemukan itu diperhitungkan warisan Perang Dunia Ke-2 dan diprediksi bikinan Amerika.
Tetapi baru sekarang ini photo dan videonya trending di sosial media. Selainnya tahun 1980-an, masyarakat sempat juga memberikan laporan kehadiran bangkai pesawat itu di tahun 1998. Saat itu, pemerintahan di tempat merencanakan akan mengevakusi bangkai pesawat dari lokasi.
"Tetapi, karena medan yang susah dan dan cuaca yang tidak pasti membuat gagasan itu batal dilaksanakan," terang ia, kamis (15/12/2022). "Ini telah lama, pertama kalinya diketemukan itu tahun '80-an. Tetapi, baru saat ini trendingnya sesudah ada masyarakat yang masuk rimba dan mendapati lokasinya jatuhnya pesawat itu," lebih Hendrie.
BACA JUGA : Syahrini Dirumorkan Meminta Harta Gono-gini dari Reino Barack, Mertua Menampik
Besi diambil untuk jadi pisau dan parang
Hendrie menerangkan dari info warga sekitaran, pesawat itu jatuh di tahun 1948. "Warga di sini bicara tahun 1948, tetapi itu simpang-siur. Tetapi jika prediksi, itu bikinan Amerika," terang ia.
Sekarang ini keadaan bangkai pesawat itu tidak utuh kembali. Menurut dia warga banyak ambil besi dari bangkai pesawat untuk jadi pisau dan parang. Tetapi untuk body pesawat masih berada di tengah rimba dan mesinnya ada sekitaran 1 km dari body pesawat.
"Jika besinya telah banyak diambil warga. Tetapi tetap terlihat wujud pesawat, tapi mesinnya ada cukup jauh dari bodynya. Kurang lebih 1 km," bebernya. Dalam pada itu salah satunya masyarakat, Sarifuddin akui tiba ke lokasi penemuan bangkai pesawat bebeapa tahun kemarin.
"Di bangkai pesawat ada tulisan USA. Memiliki arti Amerika ya," tutur Sarifuddin. Disamping itu, saat tiba ke lokasi, Sarifuddin menyaksikan ada senjata disekitaran beberapa puing serpihan kabin. "Tidak paham saat ini apa masih tetap ada. Beritanya ada juga bom," sambungnya. Dia juga bercerita narasi orang sebelumnya yang sempat dengar suara dari suatu hal yang meletus.
"Kemungkinan pesawat itu yang meletus. Narasi dahulunya sesudah suara ledakan itu ada orang yang tiba ke daerah (pilot pesawatnya). Narasi dari orang dahulu," jelasnya. Lokasinya penemuan pesawat itu ada di gunung yang berada di teritori rimba ke arah bekas dermaga Tikno, sebuah dermaga batubara. "Dahulu sempat mempunyai beberapa fotonya. Saat ini tidak ada," ujarnya.

Komentar
Posting Komentar