- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
![]() |
| lima perkembangan baru tentang perang di Ukraina |
Pasukan Rusia tekan gempuran mereka di timur Ukraina, Presiden Joe Biden menjelaskan Kremlin harus "bayar harga yang mahal" atas perbuatannya dan seorang tentara Rusia mendapat hukuman sepanjang umur dalam pengadilan kejahatan perang pertama Ukraina.
Ini yang perlu dipahami ini hari, karena agresi Rusia ke Ukraina capai bulan akhir ke-3 .
1) Pertarungan luar biasa untuk Ukraina timur memerlukan beberapa korban
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menjelaskan negaranya kesempatan kehilangan sampai 100 tentara satu hari saat pertarungan luar biasa kacau untuk kuasai daerah timur, konsentrasi baru agresi Rusia.
Pasukan Rusia mengubah moderat akhir minggu lalu di Donbas, dan sepanjang akhir minggu pasukan Moskow terus tekan jantung industri Ukraina, dengan pertarungan luar biasa saat ini terpusat pada kota khusus di daerah itu.
Sepanjang bertemu muka reporter hari Minggu, Zelenskyy menjelaskan jika "50 sampai 100 orang satu hari bisa mati di arah yang paling susah, di timur negara kita." Ia tidak menguraikan selanjutnya terkait komentar itu, salah satunya prediksi sah pertama dari jumlahnya korban pertempuran protektif Kyiv.
Militer Ukraina menjelaskan Senin pagi jika tentara Rusia terus usaha menerobos pertahanannya di wilayah Luhansk di Donbas.
Disebutkan Rusia sudah "mengkonsentrasikan usahanya" ke Severodonetsk, kota khusus yang di bawah kendalian Ukraina di propinsi itu, yang penangkapannya akan sebagai wakil keuntungan penting yang mempunyai makna untuk Moskow. Dalam sebuah interviu TV, Gubernur Luhansk Serhii Haidai menuntut tentara Rusia memakai strategi "bumi hangus".
2) Zelenskyy menerangkan intimidasi 'maksimum' dalam pidato Davos
Pimpinan Ukraina menerangkan intimidasi "maksimal" pada Rusia saat dia bicara ke eksekutif perusahaan dan petinggi pemerintahan di Komunitas Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, di hari Senin.
"Ini betul-betul peristiwa saat ditetapkan apa kemampuan beringas akan kuasai dunia," kata Zelenskyy terkait agresi Rusia ke negaranya dan gertakan yang dikarenakannya pada keamanan global.
Bicara lewat link video dari Kyiv, Zelenskyy menjelaskan intimidasi perlu mengambil cara lebih jauh dibanding yang mereka kerjakan saat ini untuk setop invasi Moskow dan harus meliputi embargo minyak Rusia, penutupan semua bank Rusia dan pemutusan semua perdagangan dengan Moskow.
"Berikut intimidasi yang semestinya: Intimidasi harus optimal, sampai Rusia dan tiap agresor prospektif yang lain yang ingin kobarkan perang beringas pada tetangganya akan secara jelas ketahui resiko langsung dari perlakuan mereka," kata Zelenskyy.
3) Biden menjelaskan Rusia harus bayar harga untuk agresi 'biadab'
Ajakan Zelenskyy mendeskripsikan jalinan permulaannya Presiden Joe Biden terkait usaha Barat untuk melawan Kremlin dengan agresor prospektif yang lain. Biden membuat gelombang Senin pagi saat ia menjelaskan Amerika Serikat akan siap lakukan interferensi militer bila China ingin serang pulau Taiwan yang mempunyai pemerintah sendiri. Pertanyaan itu ada di kerangka Ukraina, dan presiden menjelaskan beban membuat perlindungan Taiwan "bahkan juga semakin kuat" sesudah agresi Rusia.
Biden menambah jika mengadang China untuk serang Taiwan adalah argumen kenapa penting jika Presiden Rusia Vladimir Putin "bayar harga yang mahal" untuk "agresi biadabnya ke Ukraina."
Ia menambah jika harga "periode panjang" untuk Moskow akan tiba berbentuk intimidasi yang sudah dijatuhkan oleh Washington dan sekutunya.
4) Tentara Rusia mendapat hukuman sepanjang umur dalam pengadilan kejahatan perang
Seorang tentara Rusia dijatuhkan hukuman penjara sepanjang umur di hari Senin karena membunuh seorang masyarakat sipil Ukraina yang tidak membawa senjata, dalam pengadilan kejahatan perang pertama semenjak agresi Moskow 3 bulan kemarin.
Sersan Vadim Shyshimarin, 21, mengaku bersalah menyalahi hukum dan rutinitas perang di bawah sisi dari KUHP Ukraina sesudah diakuinya tembak seorang pria 62 tahun tidak membawa senjata di kepala di suatu dusun di timur laut Ukraina pada beberapa hari permulaannya perang.
Shyshimarin menjelaskan ia ambil shooting fatal di bawah penekanan dari 2 petugas dan meminta pengampunan dari istri masyarakat sipil, yang ada di pengadilan.
Keputusan itu peluang jadi yang pertama dari banyak, dengan Ukraina tambah usahanya untuk menuntut tentara Rusia yang diamankan karena sangkaan kekejaman pada masyarakat sipil. Rusia menantang menarget masyarakat sipil.
5) Video memperlihatkan Rusia bersihkan ranjau di pabrik Azovstal di tengah-tengah pesan yang beragam terkait nasib tentara yang berserah
Video di atas memperlihatkan pasukan Rusia bersihkan ranjau dari pabrik baja Azovstal di Mariupol, kota dermaga yang sudah lama dikepung di mana pasukan Kremlin ambil kendalian penuh minggu kemarin.
Rusia mengirimi pesan beragam terkait nasib tentara Ukraina yang berserah sesudah beberapa saat menjaga benteng paling akhir itu.
Denis Pushilin, kepala Republik Rakyat Donetsk yang disokong Kremlin di Ukraina timur, menjelaskan ke kantor informasi Interfax Senin jika semua tahanan Ukraina yang berserah di Azovstal akan jumpai "pengadilan internasional" di daerah republik.
Dalam pada itu, wakil menteri luar negeri Rusia, Andrei Rudenko, menjelaskan Senin jika perubahan tahanan dengan Ukraina untuk tentara yang diamankan dapat selesai.
"Ini tidak dalam kapabilitas saya, tapi, kesempatan, ini sedang diulas di suatu tempat," kata Rudenko ke reporter, menurut kantor informasi negara Rusia Riang.
Kyiv sudah mengumandangkan tekad untuk perubahan tahanan di beberapa hari semenjak memberikan kendalian atas kota tenggara yang perlu itu, tapi Moskow sudah memberikan pertanda pasukan Ukraina bisa diadili dan diaplikasikan sebagai "penjahat perang."
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar